7 Alasan Mengapa Manusia Harus Bertaubat

taubat, mengapa manusia harus bertaubat, manusia harus bertaubat, manusia pasti berdosa

Taubat yang dalam istilah bahasa adalah ar-rujuu’ yang berarti kembali, kembali kepada Allah dari kondisi yang semulanya menjauhiNya atau tidak mengenaliNya. Taubat biasa diartikan juga dengan menyesali segala bentuk kemaksiatan yang pernah dilakukan, bertekad tidak mengulanginya kembali.

Dan kenapakah manusia itu harus bertaubat?
 
1. Karena manusia pasti berdosa
Jika dalam poin pertama ini ada yang merasa terbebas dari kewajibannya bertaubat, maka sesungguhnya dia sudah melakukan dosa dan harus segera bertaubat. Jika masih belum percaya mari kita lanjut ke poin kedua.
 
2. Karena Harus
Jika seseorang merasa dirinya tidak berdosa pasti pernah memiliki keinginan untuk melakukannya, dan jika ada seseorang yang tidak pernah berkeinginan untuk melakukan dosa, pasti ia pernah lalai dari mengingat Allah, jika ada seseorang yang tidak pernah lalai dari mengingat Allah pastilah ia akan paham, bahwa ia tidak akan mampu memberikan hak Allah sepenuhnya, dan semua itu adalah kekurangan yang harus ditutupi dengan bertaubat kepada Allah.
 
3. Karena dosa adalah penghalang antara kita dengan Rabb kita
Kembali mengingat tujuan kita hidup di bumi ini adalah mencari ridho dariNya, jika kita masih melakukan kemaksiatan dan melakukan hal yang menjauhkan kita dari Allah, bergegas meninggalkannya adalah sebuah kemestian.
 
4. Karena dosa membawa kehancuran cepat atau lambat
Contoh mudahnya adalah bencana banjir, banjir datang akibat manusia yang membuang sampah sembarangan, membuang sampah sembarangan adalah sebuah kemaksiatan dan kemudian mendatangkan kehancuran bagi dirinya sendiri dan orang disekitarnya. Maka, mereka yang berakal pasti akan segera menjauhi sumber kehancuran itu.

5. Karena Allah sendiri yang memerintahkan kita bertaubat

 “...dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An-Nuur: 31)
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya...” (Huud: 90)
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sesungguhnya...” (At-Tahrim: 8)


6. Karena Allah mencintai orang yang bertaubat

“...Sesungguhnya, Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” (Al-Baqarah: 222)
Abu Hamzah, Anas bin Malik Al-Ansari r.a. (pelayan Rasulullah SAW.) berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda : “Allah lebih gembira terhadap taubat hamba-Nya daripada seseorang di antara kamu yang mendapatkan untanya yang telah hilang di gurun sahara.” (Muttafaq 'alaih) 

Kurang bukti apalagi jika Allah itu menyukai hamba yang bertaubat? Masih mau menunda taubat? 

7. Rasulullah gembar bertaubat
Kita semua tahu bahwa Rasulullah itu ma’shum atau terjaga dari dosa, beliau saja yang terjaga dari dosa tetap beristighfar bahkan istighfarnya 70 kali dalam sehari, ada juga yang menyebutkannya 100 dalam sehari.

Abu Hurairah r.a. berkata : “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Demi Allah, sesungguhnya, aku membaca istighfar dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.’”  (HR. Bukhari)
Al-Aghar bin Yasar Al-Muzani r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hai
manusia, bertaubatlah kepada Allah dan mintalah ampunan kepada-Nya.
Sesungguhnya, aku bertaubat seratus kali dalam sehari.”
  
(HR. Muslim)

Semoga kita semua diberikan kelembutan hati sehingga mudah menyerap ilmu dan senantiasa bertaubat setiap harinya. Aamiin

 

 

Baca Juga