Sudah Menabung? Wajib Coba Cara Ini


 
 

Bulan September adalah bulan Hidayah bagiku, karena di bulan ini aku mempelajari hal-hal baru dan mencoba membiasakan diri untuk melakukannya. Salah satunya adalah mengatur keuangan dan selalu menuliskan catatan pengeluarannya, Alhamdulillah sudah berjalan 10 hari. Dari sini aku akan melatih diri untuk disiplin dan menekan pengeluaran yang hanya akan memberikan kepuasan perut saja a.k.a jajan hehe
 
Setelah kemudian aku atur uang ke beberapa katagori pengeluaran dan ada sisa uang yang bisa aku pakai untuk beli boba. Nah, uang untuk membeli boba inilah yang seharusnya bisa di hemat dan di tabung. Aku membuat challenge untuk diriku sendiri, challenge berupa mengharamkan uang untuk di belanjakan selama 1 pekan, dan terpilihlah uang Rp 2.000.
 
Aku memutuskan untuk memilihnya karena uang ini sangat familiar dan dia ini mudah untuk di temukan. Sering bukan ketika kita membeli sesuatu lalu uang kembalian kita ada dua ribuannya? Yups, karena eksis banget si 2ribuan itu membuat challengenya terasa sangat menantang.
 
Sebenarnya hal yang mendasari aku membuat challenge selain menabung, challenge ini juga aku lakukan dengan tujuan lain seperti mendisiplinkan diri. Mendisiplinkan diri agar tidak mudah menyepelekan hal-hal kecil, karena aku ini punya kebiasaan toxic seperti “ah ya sudahlah ya nggak papa, besok lagi aja” nah kan memang toxic mudah sekali memberikan toleransi kepada diri sendiri, dari situ aku mulai belajar melatih diri untuk berkomitmen dengan diriku sendiri. Tidak melanggar janji meski hanya pada diri sendiri. Jika janji dengan diri sendiri saja sudah diingkari, bagaimana dengan orang lain?
 
Setelah berniat dan memahami betul challenge ini, aku mendamaikan hatiku dan tanggal 31 Agustus 2020 aku menjalankannya. Ada banyak hal yang mungkin terkesan menyusahkan diri sendiri, tapi juga kadang bisa memberikan kepuasan, karena hari itu tidak mengeluarkan uang sama sekali hehe.
 
Hari pertama aku melakukannya, rasanya tidak berjalan mulus. Jadi, saat itu aku belum menerima gaji bulananku, dan tentunya uang di dompet kosong karena memang sudah habis tak bersisa. Padahal aku harus membeli jeruk nipis untuk persediaan di rumah yang sudah habis, setelah merogoh saku-saku tas alhamdulillah ada uang sekitar 6ribu, harga jeruk nipis 1kg itu 8ribu, jadi masih kurang 2ribu. Karena jeruk nipis adalah kebutuhan pokok untukku hehe makanya aku bersikeras harus membeli hari itu juga gimanapun caranya, dapatlah solusi meminjam uang teman saat itu, dan tentu saja dipinjamkan. Alhamdulillah bisa beli jeruk nipis batinku saat sudah menerima uang 2ribuan itu.
 
Dalam perjalanan aku kembali teringat dengan challenge ini, dan uang yang tadi dipinjamkan adalah uang 2ribuan. Saat itu aku masih mencari-cari alasan untuk tetap membeli jeruk nipis, toh inikan uang pinjaman bukan uangku yang sudah ku haramkan, nahkan hari pertama saja sudah mencari-cari alasan untuk melanggar.
 
Jeruk nipis itu ibarat beras yaa bagiku kebutuhan pokok, jadi aku benar-benar merasa galau saat di jalan karena harus membelinya sedangkan aku sudah berjanji untuk tidak membelanjakan uang 2ribuan. Terjadi pergolakan antara batin dan akal. Dan alhamdulillah pada akhirnya aku berhasil mengamankan uang 2ribuan itu.
 
Itu baru hari pertama, 6 hari setelahnya kurang lebih sama hanya saja yang membuat sesak adalah sering sekali beli sesuatu dengan uang 10ribuan atau 20ribuan dan dapet kembalian 2ribuan semua, beneran ini sih aku diujinya haha.
 
Challenge ini hanya sepekan, tapi dalam sepekan itu sudah membuatku gatal kalau melihat uang 2ribuan maunya langsung dimasukkan toples. Pekan ini aku tidak lagi menggunakan uang 2ribuan tapi dengan koin seribuan hehe. Dan rasanya hampa karena selama 3hari ini belum dapet koin seribuan haha
Baca Juga