Keberkahan Waktu Yang Telah Diambil

waktu, keberkahan waktu, hidup nyaman di dunia


Sering nggak sih ngerasa kok tiba-tiba udah Sabtu lagi? Padahal kayaknya baru kemarin deh liburnya. Atau kayak baru kemarin ngerasain tahun baru 2020 udah mau ganti jadi 2021. anak balita yang selalu kita godain udah mau masuk SD. Dan temen-temen kita udah pada gendong anak? Wahaha

Pernah ada yang mengatakan bahwa ketika kita merasa enjoy atau nyaman dengan sesuatu maka kita akan hanyut dan tidak terasa sudah menghabiskan waktu berjam-jam, seperti halnya kita saat ini yang sedang hidup di dunia, apa karena kita merasa bahwa dunia ini tempat yang nyaman sehingga membuat kita merasa betah sampai tidak sadar sudah hampir setengah dari sisa hidup kita di dunia ini.

Padahal dunia ini adalah penjaranya ummat muslim, semuanya yang ada di dunia adalah ujian, yang jika kita tidak pandai menata hawa nafsu akan mudah sekali terjerumus. Sampai kemudian dunia ini hanya diibaratkan sebelah sayap lalat saja. Begitulah dunia dihadapan Allah, sama sekali tidak bernilai. Untuk apa sayap lalat itu? Untuk lalat terbang tentu saja.

Selain karena kita yang bisa jadi terlalu nyaman tinggal di dunia, bisa jadi karena sesungguhnya waktu yang Allah berikan ini telah diambil keberkahannya. Jika sudah diambil keberkahan dari waktu ini, maka pantas saja jika apa-apa yang kita lakukan ini terasa sangat cepat dan bahkan rasanya belum melakukan hal apapun yang berarti.

Salah satu ciri hati yang sehat adalah dia yang sangat selektif dengan waktu yang dihabiskan, hati itu akan memberontak jika pemiliknya sedang terjun bebas kedalam jurang kesia-siaan. sering bukan ketika sudah selesai semua pekerjaan dan memutuskan untuk nyantai lalu tanpa sadar kita sudah banyak menghabiskan waktu, pasti hati kecil kita merasakan penyesalahan "kok aku cuma rebahan daritadi?" nah fitrah manusia itu sesungguhnya selalu membawa kita kepada kebaikan, namun sedikit saja yang mampu menyadarinya dan langsung tersadar bahwa perbuatannya adalah salah dan segera bertaubat.

Entahlah apakah waktu yang Allah ambil keberkahannya atau memang kita yang merasa nyaman tinggal di dunia ini. ini hanyalah sekedar opini yang tiba-tiba muncul di kepala saya, semoga dalam menjadikan renungan bersama bahwa kedepannya kita harus lebih bijak dalam mengatur waktu, sekian.
Baca Juga