Jurus Jitu Menghadapi Kerasnya Hidup

menghadapi kerasnya hidup, rumus bahagia, rumus anti galau, rumus hidup bahagia
 

    Sering merasa bahwa hidup di dunia ini pernuh dengan lika-liku yang tidak pernah habis? Terkadang sudah berhasil mengatasi masalah tapi tidak lama masalah itu akan datang kembali berserta anak-anaknya. Menyapa, memperkenalkan diri dengan baik dan sopan seolah-olah dia akan membersamai kita dalam waktu yang lama.
 
    Namanya juga makhluk hidup, pasti akan selalu tumbuh dan berkembang, dan salah satu cara manusia untuk berkembang adalah dengan masalah. Bagaimana dia menyikapi dan cara menyelesaikan masalahnya yang akan menentukan apakah dia sudah lulus atau harus remedial.
 
    Tapi jangan sedih Aky mau bagi-bagi jurus jitu menghadapi kerasnya hidup ini, dengan mempraktekkan jurus ini in syaa Allah hidup teman-teman akan lebih menyenangkan dari sebelumnya dan tidak ada lagi rasa beban yang membuat kita kehilangan nafsu makan.
 
1. Kamu Tidak Sendiri
Jangan pernah merasa bahwa diri kita adalah manusia yang paling terbebani, coba ceritakan masalahmu didepan teman nongkrong kalian, pasti akan banyak orang berlomba-lomba menjadi yang paling sengsara dengan mengatakan “masih mending, kalau aku…” penah nemu tipe-tipe orang seperti itu? Atau teman-teman sendiri pelakunya? Intinya jangan berlarut-larut dalam kesedihan, karena masih banyak orang yang ujiannya lebih besar dari kita namun ia bersabar.
 
2. Dibalik Semua Kesulitan Ada Kemudahan
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al Insyiroh: 5)
Sudah Allah sendiri yang memberikan jaminan bahwa dalam sebuah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Perlu bukti apalagi jika ayat masih kau ragukan?
 
3. Bergantung Hanya Kepada Allah
Meyakini dan menggantungkan segala hal kepada Allah, karena Allah adalah satu-satunya yang bisa menolak kemudharatan, seseorang yang lega hatinya adalah mereka yang selalu menyerahkan dirinya kepada Rabb mereka. Tidak merisaukan rezeki yang diterima karena memang itu bukan ranahnya.
 
4. Apa Yang Ditetapkan Menjadi Milik Kita Tidak Akan Meleset
Dengan selalu mengingat hal ini diri kita akan tenang, pikiran akan dipenuhi dengan prasangka baik atas takdir yang terjadi. Tidak menggebu-gebu mengejar apa yang bukan hak kita. Jika seseorang sudah berusaha keras, dan tidak mendapatkannya maka hatinya akan lapang mengerti jika itu bukan pilihan atau skenario terbaik dari Allah untuknya.
 
5. Mengenali Hakikat Dunia
Dunia hanyalah tempat sementara kita, dan akhir dari cerita kita adalah kampung akhirat ‘Dunia hanya permainan dan sendau gurau’ permainan bagi tubuh kita dan sendau gurau bagi hati kita.
 
6. Berprasangka Baik Kepada Allah
Sesungguhnya Allah tidak pernah membenci kita, maka kemalangan yang mungkin menimpa kita itu bukan karena Allah benci justru sebaliknya. Allah menyayangi kita dan mencoba membuat kita ini semakin kuat keimanannya maka dari itu Allah mendatangkan ujian agar kita bersabar.
 
7. Pilihan Allah Yang Terbaik
Yang dipilih Allah untuk mu, lebih baik daripada pilihanmu sendiri, ilmu kita yang terbatas akan membatasi pula sudut pandang kita menilai sesuatu.
 
8. Semakin Sulit, Maka Semakin Dekat Dengan Jalan Keluar
Jika masalah yang datang menjadi semakin rumit, hal yang harus kita bangun adalah keyakinan bahwa masalah ini akan segera mencapai klimaksnya. Yang harus dilakukan selanjutnya adalah tidak lari dan menghadapinya.
 
9. Lupakan Jalan Keluar
Tugas kita adalah berikhtiar, lalu setelah ikhtiar dengan maksimal jangan lupa untuk bertawakal.
 
10. Jangan Berhenti Berdo’a
Jangan berhenti berdo’a kepada dzat yang ditangannya adalah kunci dari semua permasalahan kita, do’a adalah cara kita mengetuk pintu langit, jangan pernah lelah kita tidak tahu do’a mana yang akan dikabulkan oleh Allah.
 
    Itu dia jurus jitu menghadapi kerasnya hidup, semoga kita semua bisa mengamalkan setiap poinnya dengan hati yang bersih dan terus istiqomah. Sekian.
Baca Juga