Kasih Ibu Tak Terhingga Sepanjang Masa

ibu adalah manusia yang sangat aku sayangi setelah Allah dan Rasulnya, karena ibu adalah malaikat tanpa sayap yang sudah dikaruniakan Allah untukku

 
Sore ini aku tiba-tiba mendapatkan panggilan dari ibuku, seketika aku ingat jika aku belum memberi kabar untuk pulang terlambat. Aku mengangkatnya dan langsung terdengar sebuah salam dengan suara khawatir khas ibuku, aku menjawabnya dan langung diburu pertanyaan.
 
“Kok belum pulang? Sekarang baru dimana? Cepetan Pulang” begitulah yang beliau katakan
 
Dengan perasaan bersalah dan hatiku yang menghangat mendapatkan perhatian luar biasa dari ibuku ini aku menjawabnya “sedang ada urusan dengan saudara semuslimku ibuk” ibuku memang menodong dengan suara yang ketus namun aku membalasnya dengan kekehan, paham betul jika ibu ini hanya butuh ditenangkan dan diyakinkan jika anak sematawayangnya ini baik-baik saja.
 
“Kenapa kok tidak memberi kabar? Dari tadi ibu belum tenang, nggak bisa ngapa-ngapain ini” kali ini suara beliau mulai melembut
 
“hehe maaf buk, Rachma lupa. Ini mau pulang, mau dioleh-olehin apa?” aku berusaha menyogok berharap terbebas dari omelan lagi jika sudah sampai rumah nanti.
 
“nggak usah, kamu aja segera pulang dengan selamat, itu oleh-olehnya” jawab beliau tanpa candaan karena nada bicaraya masih sama dengan yang tadi.
 
“wah beneran nih buk? Eciyeee” aku yang tidak biasa digombali menjadi sedikit salah tingkah, ibuku sebenarnya jarang sekali mengungkapkan perasaannya secara langsung dan bersikap manis seperti ini, aku jadi merasa harus membelikan oleh-oleh.
 
“iya cepet pulang, udah malem, yaudah tutup ya assalamu’alaykum” dan sambungan telepon terputus.
 
Entah setelah aku mendapatkan panggilan telepon dari beliau rasanya jadi ingin segera pulang, ingin memeluk beliau dan mengatakan terimakasih, terimakasih karena sudah membuat aku merasakan begitu indahnya dicintai dan dikasihi. Rasanya sudah cukup meski hanya menerima cinta dari beliau. Tidak ada orang lain yang bisa menyamai rasa sayang beliau kepadaku.
 
Aku benar-benar bersyukur menjadi anak beliau, akan aku pastikan jika anakku nanti akan mendapatkan apa yang telah aku dapatkan dari ibuku ini. Kasih sayang yang melimpah. Semoga Allah selalu menjaga ibu, Aku mencintai ibu karena Allah.
Baca Juga