Chasanatul Abniyah : Ibu Beranak 3 Dengan Jam Terbang Tinggi

Berlajar menghargai waktu dari bunda Chasanatul Abniyah, Ibu beranak 3 yang punya jam terbang tinggi
kenalan sama mbak Sasha

Kalau kalian dengar kata Ibu Beranak 3 apa yang muncul di benak kalian fren? Kalau aku langsung membayangkan seseorang dengan perawakan yang berisi atau sedikit gemuk sambil mengondong anak lalu tangannya mengandeng anaknya yang satu lagi jangan lupakan ekspresi wajah khawatirnya karena anak yang lainnya berlarian dengan bebas di jalan. Hehe maafkan imajinasi liarku ini, tapi nyatanya memang seperti itulah kesan pertamaku kepada mbak Chasanatul Abniyah, yang beliau lebih suka dipanggil Sasha.

Aku sering sekali melihat akun instagramnya mbak Sasha ini sliweran di timeline, aku tidak ingat kapan aku ini memfollow beliau. Jika aku tidak salah mungkin kita pernah tergabung dalam sebuah kelas menulis online atau challenge menulis yang bertebaran di Instagram. Karena memang belum dekat akhirnya aku cuek saja dan barula
h diberi kesempatan untuk mengenal beliau sampai saling menyimpan nomer HP ketika kami menjadi peserta seleksi ODOP batch 8.

Dan saat berkenalanpun apa yang ada di bayanganku tentang mbak Sasha ini langsung terbantahkan. Tidak ada ibu-ibu berbadan gemuk, tidak ada ibu-ibu rempong yang memasang wajah kusut karena kelelahan. Ternyata meski punya 3 anak, mbak Sasha ini masih imut-imut banget hehe. Bahkan mungkin jadi anak SMA juga nggak ada yang pangling hihi saking mungilnya beliau.

Profil Singkat Mbak Sasha

Beliau ini Mahmud Abbat alias Mamah Muda Anak Baru Tiga hehe, beliau kelahiran Malang pada tanggal 5 April 1993. Usia baru 27 tahun tapi sudah punya 3 buntut, dan anaknya masih unyu-unyu abis atau masih sangat membutuhkan perhatian dan teman untuk bermain. Bisa bayangin gimana hecticnya ngurusin 3 anak?

Seperti tidak ingin menganggur kalau ditinggal anaknya tidur, mbak Sasha ini juga jadi frelancer di salah satu perusahaan bidang properti sebagai konten publisher dan di blogspedia. Eh belum selesai, beliau juga salah satu pengurus grup Menggendong Lokal di Malang. Kalau masih kurang dan tetiba jadi rebahan beliau langsung gatel pengen gerak, dan salah satu pelampiasannya adalah jualan.

Merambah Dunia Blog

Emak-emak yang suka makan nasi goreng ini, sangat alergi pada aktivitas rebahan akhirnya menambah aktivitasnya untuk mulai menekuni dunia blog. Yang awalnya sih karena tuntutan bisnis, pada akhirnya blog menjadi hal yang diseriusi mengingat bagaimana beliau ini rajin menuliskan artikel setiap harinya, dan ditambah beliau juga mengikuti kelas blogging. Kurang niat apa itu?

Dengan Judul Blog Jurnal Bunda Imut

Blog yang diberi nama Jurnal Bunda Imut, menurut penjelasan beliau sih banyak teman yang memanggil beliau dengan sebutan imut, dan ketiga anaknya yang memanggil bunda. Ya sudah deh daripada mikir nama kelamaan akhirnya nama itulah yang saat ini beliau pakai. Emang imut beneran lho fren, coba colek akun IGnya @bunda2005

Tips Mengelola Blog Ala Ibu 3 Buntut

Rajin-rajin mengisinya dengan konten, jika tidak bisa membiasakan diri untuk menulis maka ikutlah komunitas seperti kita nih ikut komunitas ODOP (One Day One Post) yang efektif membangun habbit menulis setiap hari. Loh dapet testimoni nih ODOP hehe

Mengatasi Rasa Malas Atau Futur Untuk Menulis

Sebagai seorang content writer freelance di banyak tempat, menulis menjadi hal yang sangat dekat dengan mbak Sasha ini, tentu kita penasaran apakah pernah beliau merasakan suntuk menulis atau perasaan down dan jadi malas untu menulis. Ternyata fren, mbak Sasha ini juga manusia biasa. Di balik segudang kesibukan beliau, terkadang ada saat dimana waktu khusus untuk menulis ini tergeser karena mengurus anak menjadi prioritas utama.

Dan tips dari beliau jika sudah muncul rasa malas ini adalah istirahat saja dulu. Kadang jika otak sedang buntu tidak bisa mendapatkan ide, mungkin memang tubuh kita yang meminta haknya untuk diistirahatkan. Betul begitu fren? Tapi jangan kelamaan ya, karena kalau kata mbak Sasha sih segera bangkit menulis lagi secepatnya saat sudah ada waktu longgar.

Mendapatkan Ide Menulis Dari Mana?

Dengan setiap harinya menulis, dari manakah ide-ide itu bermunculan? Nah ada yang bisa kita contek nih dari mbak Sasha, beliau ini ternyata punya kebiasaan menulis ide-ide dalam note kecil. Lalu setelah ada waktu barulah ide-ide itu dieksekusi. Nah, jangan lupa sekarang bawa note kalau pergi kemana-mana ya. Jangan buat gaya-gayaan aja tapi. Tuliskan apa yang kita dapatkan saat kita sedang berpergian.

Belajar Manajemen Waktu Bareng Mbak Sasha

Nggak cuma buat emak-emak aja, tips ini juga berlaku untuk yang masih singelillah seperti aku ini fren, simak dan dicacat yuk

1. Slesaikan semua pekerjaan domestik

Meski masih ukhty pekerjaan ini juga wajib kita prioritaskan. Masak iya rumah kayak habis kena amuk T-rex kita selo ajah hoho

2. Mengurus keperluan anak

Mohon yang ukhty nggak usah ngaku ngaku punya anak meski itu anak tetangga, mohon bersabar hehe

3. Menulis saat anak sudah tidur

Nah ini jurus emak-emak bisa dikerahkan semua hal langsung dibabat termasuk menuangkan hobi menulis

Pesan Untuk Tetap Istiqomah dari Ibu Beranak 3

1. Menentukan Waktu Menulis

Meski malam maka lakukan saja saat malam dan dirutinkan setiap hari. Jangan sampai tidur dulu sebelum menulis hehe

2. Miliki Note Khusus Untuk Menulis Apapun

Jika nanti tiba-tiba lelah karena buntu ide, note ini dapat membantu kita menemukan inspirasi menulis


Alhamdulillah sudah berkenalan dengan ibu beranak 3 yang punya jam terbang tinggi, ayok kita ikuti trik menulis beliau. Aku setelah mewawancarai mbak Sasha ini langsung bagai ditampar sampai pipinya lepas #lebay, rasanya jadi diingatkan kembali bagaimana kita harus selalu menghargai waktu. Karena sesungguhnya kita hidup di dunia ini bukan untuk rebahan right? Jadi kalau lelah ya wajar artinya kita masih bisa melakukan kebaikan dan menebarkan kebermanfaatan. Sekian semoga bisa menginspirasi kita semua ya
Baca Juga