Challenge Membangun Kebiasaan Baru

challenge membangun kebiasaan baru dengan menulis dan bangun di pagi hari harapannya dengan challenge ini bisa mendatangkan banyak keberkahan

Tepat pada hari ini aku akan memulai tantangan menulis selama 30 hari dari Nulisyuk Batch 60. Sudah aku ceritakan sebelumnya ya bahwa di kelas ini ada banyak sekali benefit yang akan didapatkan, mulai dari uang tunai, ada juga fasilitas feedback bagi yang serius untuk menerbitkan buku solonya, dan jangan lupakan juga jika nanti kita sudah bisa melewati challenge membangun kebiasaan baru untuk menulis, kita akan satu langkah lebih dekat untuk menjadi penulis yang lebih dirasakan banyak orang manfaatnya.

Apa Saja Yang dibangun?

Dalam challenge ini tentu banyak sekali hal yang harus kita persiapkan untuk akhirnya bisa konsisten menulis selama 30 hari. Jangan sampai kita terlalu banyak memberikan toleransi kepada diri sendiri lalu menjadikan kita lalai dengan tekad awal yang sudah kita bangun. Maka dari itu sebelum benar-benar menulis kita harus paham STRONG WHY atau BIG WHY kita mau menulis itu apa. Sangat penting ya karena banyak orang yang pada akhirnya meninggalkan kebiasaan menulis hanya karena WHY yang dimilikinya tidak tepat, atau tidak sesuai dengan yang diinginkan.

1. Strong Why Harus Jelas

Kali ini kita bahas yang lebih spesifik ya, strong why ini akan menentukan apakah kita akan bisa bertahan sampai 30 hari nanti atau tidak, lalu bisa juga kita jadikan penyemangat ketika nanti semangat kita mulai futur. Saran sih jika nanti teman-teman mau mulai menulis juga maka strong why ini tidak boleh didasari dari makhluk, atau apapun yang bisa mendatangkan kekecewaan.

Jika kita menentukan strong why berdasarkan manusia lalu manusia itu entah melakukan hal yang menyakiti kita, semangat menulis kita akan berkurang atau lebih parahnya lagi bisa menghilang dan mungkin mendatangkan trauma untuk kembali menulis. Padahal kita tahu bahwa menulis itu adalah salah satu cara untuk healing.

Jadi pastikan bahwa strong why ini adalah semata-mata untuk mencari ridhoNya, dengan begitu mau kita akan mendapatkan cacian dari orang lain, kritik yang pedas hal itu akan mudah kita handle dan tidak akan menumbangkan semangat kita. Toh kita ini masih belajar, jika dalam tahap belajar ini kita masih merasa minder kapan akan berkembang tulisan kita.

2. Sumbit Tulisan Pukul 06.00 WIB

Jika sebelumnya aku terbiasa menulis tengah malam karena merasa disitulah waktu menulis yang paling tepat dengan kesibukan yang aku miliki. Tapi aku merasa itu akan semakin membuat waktu tidurku kacau. Jika aku menulis sebelum jam 12 malam, biasanya baru bisa terlelap sekitar jam 1 dini hari, lalu terbangun lagi pukul 4 pagi. Memang hal ini selalu membuat ku jadi terserang kantuk saat bekerja.

Dan karena di nulisyuk ini memberikan rules salah satunya dengan menyetorkan tulisan pukul 06.00-23.59 WIB. Aku mulai terpikirkan untuk membangun kebiasaan menulis di pagi hari, seperti yang sedang aku lakukan sekarang, saat bangun tadi pun langsung merasa fresh tidak mengantuk sama sekali. Ternyata banyak hal positif yang bisa kita dapat ketika kita bangun dengan bahagia ya Fren.

3. Mandi Sebelum Subuh

Karena menulisnya setelah subuh, tentu itu akan mengganggu waktuku untuk bersiap berangkat bekerja, jadi mandi juga harus diatur waktunya dari yang jam 06.00 pagi menjadi sebelum subuh. Yang aku rasakan ketika mandi sebelum subuh adalah waktu yang aku miliki sebelum akhirnya berangkat kerja menjadi lebih banyak. Aku bisa menulis dengan leluasa tanpa dihantui perasaan takut karena deadline. Badanpun juga menjadi lebih segar, bisa sambil pakai masker ya hihihi

4. Pola Tidur Yang Lebih Baik

Setelah kemudian memutuskan untuk menulis di jam 06.00 WIB mulai detik ini juga tidak akan ada alasan untuk begadang, berusaha tidur jika sudah tidak ada tanggungan yang harus dikerjakan. Lebih baik begitu bukan? Lalu paginya kita bisa bangun di awal waktu, dengan otak yang masih fresh harapannya dapat mendatangkan ide yang baik dan bermanfaat juga.

5. Meningkatkan Kualitas Ibadah

Masih dengan membicarakan bangun pagi, dan ternyata benefitnya banyak sekali ya Fren? Sampai dengan ibadah kita juga bisa terkena cipratannya hihi. Emang apa hubungannya bangun pagi dengan ibadah? Tentu banyak hal yang akan bisa kita lakukan dengan bangun pagi termasuk ibadah.

Ada ibadah shalat malam yang bisa kita lakukan ketika bangun di awal waktu, yang sebelumnya masih suka bolong-bolong untuk menjalankannya bisa dimulai lagi dan dirutinkan. Tidur kita yang dimajukan dapat membuat kita bangun tanpa beban untuk melaksanakan qiyamul lail. Jadi, masih mau begadang?

Bukan hanya qiyamul lail saja Fren, kita juga bisa menuntaskan tilawah kita sambil menunggu adzan subuh, yang selalu kesulitan untuk menuntaskan tilawah 1 hari 1 juz bisa diikhtiarkan dengan membacanya di pagi hari ya, jangan beranjak sebelum kemudian kita menyelesaikannya.

6. Bekerja Dengan Stamina Full

Dengan pola tidur yang cukup dan waktu yang tepat, rasanya badan akan menjadi lebih bertenaga. Pekerjaan kita akan kita lakukan dengan maksimal jika stamina yang kita miliki juga dalam kondisi prima.

Siapkah Menjalankan Challenge Membangun Kebiasaan Baru?

Sengaja dijadikan tulisan pertama yang akan di setorkan karena dengan membangun kebiasaan ini aku berharap semoga hari-hariku menjadi banyak mendatangkan keberkahan. Jika ditanya siap tidak siap, tentu harus dipersiapkan dengan menepis segala kemalasan yang mungkin membuat kita enggan untuk terbangun. “halah baru juga ngelakuin selama sehari” iya nggak masalah, karena apa yang aku lakukan pada hari ini sudah aku tulis, jika nanti akan menjumpai hari dimana aku kembali kacau dengan waktu. Tulisan ini semoga bisa membantu membuatku semangat kembali.
Baca Juga