Mie Cumi Modang Yang Nggak Akan Mudah Dilupakan

kuliner mie cumi modang yang unik dan beda dari yang lain lokasi disekitaran Jogokaryan
mie cumi buat yang suka seafood

Selamat weekend! Hari Sabtu ini alhamdulillah aku libur kerja dan sudah sangat lama tidak mengajak ibu pergi. Semenjak Covid-19 aku menjadi lebih sering menghabiskan waktu berdua dengan beliay, dan memang akhir-akhir ini jadi sangat manja. Untuk menghabiskan gaji bulan ini aku memutuskan mengajak beliau sekedar mencari makan dan sekaligus jalan-jalan. Dan salah satu tempat yang menarik perhatian ku adalah warung Mie Cumi Modang.

Jika teman-teman pecinta mie ayam wajib sih datang kesini, nyobain gimana sensasi ayam yang digantikan oleh irisan cumi super kenyal dan yummy yang nggak bisa dilupakan karena dia menyuguhkan menu anti mainstream. Karena memang sudah lama kepoin IGnya di @miecumimodang akhirnya tadi siang memutuskan untuk singgah disana.

Jam Buka 13.00-22.00 WIB

Selepas Dzuhur tadi aku langsung bersiap-siap karena memang perut yang sudah mengamuk karena tidak kunjung mendapat jatah, akhirnya aku dan ibu akan tancap gas pada jam 12.45. untungnya aku berinisiatif untuk membuka Google Maps, dan barulah aku tahu kalau ternyata disana buka jam 13.00, daripada menunggu disana terlalu lama mengingat jarak antara rumah dengan warung cumi modang kurang lebih hanya 7 menit, akhirnya aku dan ibu masuk ke rumah kembali dan duduk duduk gabut.

Selama sesi duduk gabut ini alhamdulillah semakin menambah rasa lapar yang sudah sejak tadi kita rasakan, dengan menunggu detik demi detik yang berlalu kita memanfaatkannya dengan bernyanyi shalawat. Ibuku lagi suka sekali dengan lagu “Allahul Kahfi Robbunal Kahfi…” ada yang tahu itu lagu siapa? Ah ya tadi keasikan nyanyi jadi lupa mau riset itu lagu siapa hehe.

Lokasi Yang Agak Susah dicari tanpa Google Maps

Setelah bernyanyi sambil menahan lapar akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, segera aku bergegas, selama perjalanan aku tidak menggunakan Google Maps karena merasa sudah hafal dengan tempat Mie Cumi Modang yang memang ada di sekitar Jogokaryan. Kalian tahu kan masjid fenomenal ini? Saking fenomenalnya sampai aku pernah punya cita-cita untuk menjadi salah satu warga disana haha, caranya? Ah lupakan.

Kesombonganku ini ternyata membuat waktu untuk sampai di lokasi menjadi lebih lama, karena tidak kunjung menemukannya akhirnya aku menyerah, oke buka Google Maps saja. Memang kawasan Mie Cumi Modang ini agak masuk-masuk perkampungan begitu Fren, buat yang memang nggak familiar dengan jalannya disarankan untuk menggunakan Google Maps. Ingat, kesombongan akan menahan kenikmatan.

lokasi mie cumi modang

Suasana Mie Cumi Modang

Akhirnya dengan bantuan aunty Google Maps dengan arahannya untuk belok kanan atau kiri dan memberi tahu jika destinasi kita sudah semakin dekat kutemukan juga letaknya. Sesampainya disana pukul 13.15 dan aku menjadi pelanggan pertama Fren, jadi semakin PD untuk jepret sana sini. Nah sampai ibuku juga ingin mengabadikannya, katanya sih buat bikin story di WA haha ah biarlah.

Tempat Parkir yang Seadanya

Aku kurang paham gimana situasinya kalau misal sudah ramai, apakah tempat parkirnya hanya didalam yang seperti teras rumah ini atau bisa parkir diluar tanpa mengganggu akses jalannya. Kalaupun memang tidak bisa seharusnya dengan parkir di dalam itu cukup, tapi ada mobil pickup yang aku cukup yakin itu berisi properti toko yang belum semua di turunkan. Ya kalau dia tidak disana parkiran akan semakin lega.

Disambut Keran dan Sabun Cuci Tangan

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap rumah makan, tempat perbelanjaan, bahkan pasar untuk menyediakan air bersih serta sabun, dan Fren di Mie Cumi Modang ini ada 2 tempat untuk cuci tangannya, di luar dan di dalam. Tapi aku sendiri lebih suka membawa hand sanitizer karena aku mageran hehe, kan enak tinggal gosok-gosok dan kuman hilang.

mie cumi menerapkan protokol kesehatan

Kipas Angin

Karena memang siang bolong jadi rasanya udara panas itu ikut masuk ke dalam ruangan, jadi belum makanpun sudah berkeringat. Tapi alhamdulillah ada kipas angin yang beneran berfungsi dengan baik nggak sekedar jadi pajangan. Lumayan bisa mengusir udara panas, selang beberapa menit udara sudah kembali sejuk.

fasilitas kipas angin

Varian Menu Mie Cumi Modang

Dari yang aku lihat di IG hanya tersedia menu Mie Asin dan Mie Manis, sedangkan cuminya ada 3 rasa yaitu cumi asin, cumi manis, dan cumi pedas. Dah kayak yamie ya? Iya, yamie super ekonomis hehe. Tapi Fren, ternyata ada varian menu lagi nih, aku kurang tahu ini baru atau bagaimana yang jelas untuk mienya ada rasa pedas juga. Jadi sama ya antara mie dan cumi masing-masing ada 3 rasa, dan bisa disilangkan loh pesannya. Seperti pesananku yang mie manis cumi pedas, sedangkan ibuku mie manis cumi manis.


daftar menu mie cumi modang

Topping

Ada beberapa toping yang bisa menambah kenikmatan kita nih Fren, kalian pecinta pangsit? Ah tenang saja ada ekstra topping pangsit mau yang goreng atau yang rebus sekalipun. Ohya ada ceker juga yang seporsinya bisa untuk menemani 2 mangkok mie karena dapat 5 kaki dengan 7ribu aja. Atau kalau merasa kurang dengan cumi yang sudah diberikan atau mau mix rasa cumi lainnya bisa juga loh Fren tambah 5ribu aja.

Minuman

Salah satu menu wajib selain makanan adalah minuman, jarang nemu orang yang nggak minum dulu setelah makan. Dan kalian bisa nemuin teh, jeruk peras, jeruk nipis, milo dan semua itu bisa kita pesan dengan kondisi hangat atau dingin. Aku yang memang bucinnya jeruk nipis langsung tanpa fafifu order itu dong, jarang banget sih nemu warung makan yang menyediakan 2 varian menu jeruk. Dan ini bener-bener bikin aku tersanjung sih, maklum namanya juga bucinnya jeruk nipis.

minuman es jeruk

Laper Banget?

Buat kalian yang laper banget dan punya space yang lenggang bisa pesan dengan porsi kenyang ya Fren, kalau aku pribadi merasa cukup untuk sedang karena ada kewajiban menghabiskan minuman jeruk nipis san aku sendiri penganut aliran piring harus bersih tanpa kuah jadi yah kemungkinan kenyang meski hanya dengan porsi sedang.

Full Musik

Dari awal aku datang sampai memutuskan untuk pulang musik selalu menyala, dan kebanyakan lagu yang disuguhkan adalah lagu-lagu bergenre dangdut atau campur sari ah aku kurang paham. Meski bukan penikmat musik lairan itu, aku merasa tidak terlalu mengganggu karena memang tidak terlalu kencang dan juga aku jauh dari soundnya.

Peralatan Makan Yang Kekinian

Perlatan makan ini datang bersama dengan mienya, dengan dibalut tissue jadi semakin yakin kalau warung mie cumi modang seniat itu menerapkan kebersihannya. Bisa dilihat ya jenis sumpit yang dipakai disini bentukannya gepeng, dan sendok yang ala-ala Korea gitu, meski eye catching tapi aku malah kurang nyaman pakai sumpit gepeng beginii, aku team sumpit bulat yang handy. Yang ini rasanya bikin menghambat waktu muter-muterin mienya.

mie enak jogjamie cumi kekinian

Pelayanannya

Setelah memesan tadi, aku dan ibukku menunggu dan mengelus perut kami masing-masing berharap dengan usaha itu setidaknya bisa mengurangi rasa lapar, tapi ternyata tidak. Butuh waktu lagi untuk bisa dipertemukan dengan Mie Cumi Modang, mungkin karena memang masih baru buka jadi banyak yang harus dipersiapkan, it’s okay aku masih bisa menahan.

Sekitar 5 menit akhirnya si jeruk nipis datang, sengaja memesan satu saja karena memang ibu lebih memilih membawa minum dari rumah, minumannya yang didapat saat pengajian hehe. Tapi cumiku masih lama, dan ntah ke menit berapa masnya muncul dari dapur membawa nampan yang sudah pasti pesananku karena memang yang ada saat itu hanya aku dan ibu saja, eh dan satu bapak Grab.

Penampakan Mie Cumi Modang

Presentasinya cantik sih, bisa banget bikin air liur yang udah ditahan-tahan hampir muncul dipermukaan. Dan aku hampir lupa mendokumentasikannya karena sudah terlanjur lapar, akhirnya segera aku jepretlah penampakan cantik mie cumi ini yang udah beneran kayak yamie, sawi sawi ala mie ayam diganti pakai pokcoy meski hanya selembar sih, ini buat yang suka sayur bisa dengan cepat menyingkirkannya Fren. Kalau suka ya bisa dihabiskan dalam satu suapan, dan setelah itu bisa fokus sama mienya hehe

Mienya kecil-kecil, siapa yang suka mie ayam yang kecil-kecil? Ah kita sama. Kenyal dan pas bangetlah tingkat kematangannya, bikin nyaman banget dimakan sampai nggak sadar kalau 3 suapan aja udah menghajar separo porsi hiks. Karena saking nikmatnya aku sampai tidak sadar kalau mie ini datang tidak dalam kondisi panas dan asap yang mengepul, itu kata ibuku. Aku pribadi sih malah suka ya kondisi mie anget-anget manja karena kan kata Nusa “jangan tiup yang panas, lebih baik dikipas” jadi nggak usah repot-repot ngipasin kan.

Tapi untuk yang memang suka dengan asap yang ngepul-ngepul bisa jadi nilai min sih, aku kurang paham kenapa disajikan begitu. Apa karena masnya sangat paham dengan perutku yang nggak bisa menunggu lagi? Atau memang kondisi mienya yang disajikan demikian. Jadi, kalian team panas atau dingin kayak aku? Hohoho.


pecinta mie jogjapenampakan mie cumi

Review Keseluruhan

Tempat 4.5/5
Fasilitas 3.5/5
Harga 4.5/5
Pelayanan 4/5

Overall aku puas makan disini, dengan harga segitu bisa membuat kenyang dan bisa Quality Time dengan ibunda, Mie Cumi Modang ini unik membuat siapapun ingin datang dan mencobanya. Tapi dia juga punya kualitas untuk membuat orang yang sudah datang itu untuk datang kembali. Dengan kemudian menjadi pembeda dengan mie lainnya yang konsisten dengan topping ayam, jadi destinasi kuliner untuk pecinta seafood juga bukan hanya sekedar para pemburu mie. Sekian review dariku, buat yang penasaran bisa langsung datang saja ya dan buktikan apakah yang aku sampaikan ini benar atau tidak hehe.
Baca Juga