Tips Menjemput Ilmu Agar Berkah ala kak Jee Luvina

cara menjemput ilmu agar berkah ala kak Jee Luvina yang juga bisa diterapkan untuk belajar apapun, agar dalam belajar dapat mendatangkan keberkahan
cara agar ilmu menjadi berkah


Sering nggak Fren ketika kalian lagi belajar tapi seperti tidak ada ilmu sama sekali yang masuk? Sudah ikut kelas dimana-mana tapi tetep aja nggak dapet apa-apa dari ilmu yang sudah kita pelajari. Nah alhamdulillah beberapa hari yang lalu, salah satu mentor menulis saya kak Jee Luvina menyampaikan beberapa tips untuk menjemput ilmu agar berkah.

Hal yang mungkin sepele dan tidak kita rasakan, tapi setelah direnungkan kembali kira-kira ilmu apa yang kita dapatkan? Baru kemudian tersadar jika ilmu itu telah menguap dalam ingatan kita. Kalau kata guruku saat sekolah dulu, masuk kuping kanan lalu keluar kuping kiri, iya hanya lewat. Lalu apa saja sih yang kak Jee sampaikan? Nah mari kita simak bersama

Agar Ilmu Berkah

Perlu kita ingat bahwa menjadikan ilmu yang kita pelajari menjadi berkah adalah dengan menerapkan adab-adab menuntut ilmu, jangan lupa ucapkan basmallah sebelum melanjutkan membaca di poin pertama. Semoga apa yang kita renungkan kali ini tidak hanya lewat kuping kanan dan keluar kuping kiri saja. Aamiin.

1. Tentukan Niat Belajar Untuk Apa

Jadikanlah niat kita ini tidak hanya bermanfaat untuk diri kita sendiri, diniatkanlah untuk hal yang besar agar hasilnya juga besar. Bermanfaat untuk ummat muslim di dunia atau dimanapun. Niat ini juga memiliki peran penting terhadap nilai belajar kita. Apakah dia akan terhitung sebagai ibadah atau hanya kesia-siaan. Nah semua itu berasal dari niat. Kalau pesan kak Jee, beliau mengatakan kita harus punya niat yang besar, karena menghadirkan niat itu tidaklah susah dan juga gratis. Maka dari itu janganlah kita pelit terhadap niat kita dan selalu libatkan Allah di dalamnya.

2. Jangan Lupa Berdo’a

Jangankan ketika kita belajar, ketika akan minum saja kita masih lupa menyebut nama Allah. Banyak orang yang sekarang mulai abay dengan hal ini,bahkan ketika membaca tulisan ini apakah sudah berdo’a terlebih dahulu tadi? Eh, Sudah dong kan tadi aku ingatkan hehe. Nah, penting sekali ketika kita memulai sesuatu untuk mengawalinya dengan do’a. Kak Jee bilang bahwa berdo’a itu ya seperti kita saat masih TK atau SD, dengan melafadzkannya. Nah kan ilmu simple ini yang sudah kita pelajari sejak SD saja menghilang, karena tidak diamalkan dan dijadikan kebiasaan berdo’a kita jadi terkadang men-skipnya.

3. Perbesar Kapasitas

Sering kali kita mendengar saat materi akan dimulai ada MC atau moderator yang mengatakan “kosongkan gelas” sesungguhnya kita tidak perlu melakukannya. Dengan mengosongkan gelas, ilmu yang sudah kita punya akan terbuang untuk mengisi dengan ilmu baru pada gelas yang sama. Tapi cobalah untuk mengganti gelas itu dengan kapasitas yang lebih besar, agar ilmu yang disampaikan juga bisa kita tampung semua tanpa mengurangi ilmu yang sudah kita miliki.

Caranya Memperbesar Kapasitas
Kak Jee disini berpesan jika kita ingin memperbesar kapasitas maka pastikanlah kita untuk menjadi pribadi yang rendah hati, semakin kita mengurangi kesombongan kita dengan rendah hati maka kapasitas ilmu yang kita miliki akan menjadi lebih besar. Jadi, meskipun kita ini tidak membuang ilmu yang telah kita miliki, tidak menjadikan kita enggan menampung ilmu itu lagi, bisa jadi dengan penyampaiannya yang berbeda akan semakin memperkaya pemahaman dan memperkuat ingatan kita kan Fren?

4. Hadir Sepenuhnya

Saat pandemi ini menjadikan siapa saja lebih leluasa untuk rebahan saat belajar, lalu bisa kita sambi-sambi melakukan hal lain juga, yang mungkin hal lain itu tidak jauh lebih penting dari materi yang disampaikan mentor kita atau guru kita. Nah dari kita yang sudah menyepelekan ilmu itu membuat kita tidak menerima ilmu dengan utuh.

Saat kita mengisi air, jika gelas yang akan kita isi airnya goyang-goyang apa yang akan terjadi? Iya, airnya pun akan banyak yang tercecer tidak semua bisa masuk ke dalam gelas itu. Seperti itulah ilmu jika kita tidak bisa fokus dan hadir sepenuhnya, maka akan banyak hal yang terlewat. Wah, jangan sampai kita goyang-goyang ya Fren waktu belajar hehe.

5. Belajar Dengan Ahlinya

Belajar dari seseorang yang memang sudah ahli di bidangnya, tidak harus ahli tapi setidaknya orang itu lebih paham dari kita dan bisa memahamkan kita. Dengan adanya seorang guru, kita akan diajari dengan cara yang benar, memberikan kita feedback, dan guru juga dapat melihat apa yang tidak bisa kita lihat. Sehingga kemampuan kita akan semakin berkembang, ayo cari gurumu Fren.

6. Adab dengan Guru

Poin ini yang paling penting sih Fren, dan aku sendiri pernah mengalaminya bersama teman-teman saat kita sedang membicarakan salah satu pengajar yang selalu datang 15 menit sebelum kelas selesai. Satu kelas membicarakan beliau, merasa tidak ridho dengan waktu yang terbuang akhirnya saat ujian tiba nilai kita kebanyakan mendapatkan nilai yang tidak memuaskan untuk materi yang beliau ajarkan, padahal semuanya sudah diberikan di 15 menit terakhir di penghujung waktu itu.

Ah memang jika kita tidak memuliakan guru kita, balasannya sudah bisa kita prediksi ya ilmunya akan sama sekali tidak berkah. Jika bisa ingat apa yang beliau sampaikan maka semua itu sama sekali tidak mendatangkan manfaat untuk kita dan orang lain. Wal iyyadzubillah.

7. Posisi Yang Nyaman

Posisi yang sehat, duduk dengan baik dan nyaman sehingga tidak akan kebanyakan gaya waktu materi berlangsung, gerak kesana kemari karena ada yang mengganggu kita akan menghilangkan fokus kita lho Fren, dan bahaya kalau sudah kita tidak fokus hanya karena badan kita pegal atau gatal karena belum mandi. Kalau bisa malah ada tempat khusus belajar yang tidak di kamar.

8. Harus Merangkum Apa Yang di Dapat

Jangan lupa untuk mengikat ilmu dengan tulisan, rangkum itu semua dengan versimu. Seperti aku sekarang ini, merangkum dan menjadikannya konten hihi

9. Praktik

Talkless Do More, jangan kebanyakan ngomong deh udah kerjakan semua dari mulai poin pertama sampai poin terakhir ini. Lakukan semua dan jangan lupa awali setiap step dengan menyebut asma Allah, lalu lafadzkanlah do’a terbaikmu agar kemudian teman-teman yang mendengar bisa saling mengaamiinkan.

Nah itu dia, apa yang kak Jee sampaikan dalam pertemuan ke-2 di Nulisyuk Batch 60. Semoga bisa membuka pandangan kita yang selama ini belum sadar tentang apa saja yang menyebabkan kita tidak bisamenyerap dan menjemput ilmu agar berkah. Setelah mengerti apa saja, jangan lupa untuk segera mempraktikkannya, jangan menunda lagi. Baik itu saja, terimakasih sudah mampir. Sekian.
Baca Juga